Kumpulan 8 Contoh Cerpen Pilihan

Struktur Cerpen, Contoh cerpen anak, Contoh cerpen motivasi, Contoh cerpen pendidikan, Contoh cerpen singkat, Contoh cerpen panjang, Contoh cerpen fiksi, Contoh cerpen terbaik

Cerpen merupakan salah satu karya sastra, yaitu cerita fiksi pendek. Cerpen tidak seperti novel yang ceritanya panjang. Cerpen biasanya bisa dibaca sambil berdiri, artinya tidak butuh waktu lama untuk membacanya. Cerpen biasanya terdiri dari satu alur saja, hanya satu permasalahan dalam cerita. Banyak contoh cerpen yang bisa dinikmati oleh pecinta sastra, pada artikel ini akan disajikan beberapa contoh cerpen yang cukup menarik untuk dibaca. Tetapi, sebelum membaca contoh cerpen, saya berikan sedikit ulasan tentang struktur cerpen terlebih dahulu.

Daftar isi

Struktur Cerpen
Contoh cerpen anak Sekolah
Contoh cerpen motivasi
Contoh cerpen pendidikan
Contoh cerpen singkat
Contoh cerpen panjang 1000 Kata
Contoh cerpen fiksi yang diangkat Dari kisah Nyata
Contoh cerpen terbaik

Struktur Cerpen

Dalam sebuah cerpen terdapat beberapa bagian, ahli sastra berbeda-beda dalam membagi isi cerpen, istila yang digunakan pun berbeda-beda. Tetapi, itu tidak begitu penting, yang penting kita bisa memahaminya.

Abstrak Cerpen

Bagian pertama sebuah cerpen adalah abstrak, yaitu bagian atau paragraf yang memberikan gambaran umum tentang isi cerita dalam cerpen tersebut. Tidak semua cerpen ada bagian ini ya.

Orientasi Cerpen

Pada bagian orientasi ini, penulis memberitahu pembaca tentang tempat terjadinya peristiwa dalam cerpen tersebut, juga tentang waktunya dan suasananya. Tempat yang dimaksud bisa negara, kota, atau restauran, dll.

Komplikasi

Bagian ini menyampaikan tentang kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa dalam tercepen tersebut. Semua tentang peristiwa, sebab terjadinya dan akibatnya diungkap di bagian ini, termasuk watak si tokoh juga tergambar di sini.

Evaluasi

Setelah komplikasi, pada tahapan evaluasi mulai ada titik terang penyelesaian masalah yang dialami tokoh dalam cerita ini.

Resolusi

Resolusi ini terdapat pada bagian solusi terhadap masalah yang diaami tokoh dalam cerita.

Koda

Koda merupakan sesuatu yang bisa diambil pada cerpen, bisa berupa pesan moral, amanat atau pelajaran yang bisa diambil.

Itulah 6 bagian struktur cerpen. Tetapi, enam bagian ini tidak wajib atau tidak selalu ada pada cerpen. Itu hanyalah sekedar contoh, setidaknya dalam cerpen ada enam bagian tersebut. Sekarang kita menikmati beberapa contoh cerpen yang digemari pembaca.

Baca juga:
Kumpulang Cerpen Islami pilihan

kumpulan cerpen pendidikan

Contoh cerpen anak Sekolah

“HahaHAhaha… Ketularan lo…”

Alfan sangat malas untuk masuk sekolah. Menurutnya, ijazah tidak penting. Apalagi dia tahu ijazah bisa dibeli. Pak De-nya yang jadi DPR juga beli ijazahnya. Ayahnya tidak punya ijazah, tapi jadi bos ternak. “Sukses tak butuh ijazah, tapi butuh ilmu dan semangat. Sekolah hanya jadi penghalang untuk belajar,” pikirnya.

Tetapi sulit bagi Alfan untuk memutuskan berhenti sekolah. Meskipun dia sudah mandiri, orang tua dan saudara-saudaranya pasti tidak setuju. Apalagi harga sapi tidak stabil. Import sapi juga menjadi momok yang menakutkan bagi para peternak. Baca selengkapnya sapi lebih berharga daripada sekolah bagian 2 ini.

Contoh Cerpen ini bercerita tentang anak sekolah yang juga menjalankan bisnis peternakan sapi limosin di rumahnya. Ia memang terlahir dari keluarga peternak, jadinya ikut membantu bisnis peternakan orang tuanya hingga akhirnya ia pun terjun langsung beternak sapi limosin sendiri. Sempat ia malas untuk sekolah.

Contoh Cerpen Tentang Anak Sekolah 2

Cinta Siswa Salah Sasaran

“Kamu tidak ikut les, Wan?”

Baru kali ini Iwan tidak ikut les persiapan masuk perguruan tinggi. Biasanya ia duduk sebangku bersama Farhan. Dia terawa saja saat ditanya Farhan. Farhan kaget. Tidak biasanya dia begitu. Dia siswa yang rajin, tekun dalam belajar. Selalu bersaing dengan Farhan berebut ranking satu.

“Males, Han.”

“Hey…!! What’s wrong? Tumben kamu kayak gini?”

Iwan menarik nafas dalam lalu melepasnya. “Entahlah. Sudah dewasa, hidup kok masih terkekang kayak gini.”

“Kamu bicara apa? Kok tiba-tiba berubah begini?”

Farhan yang mulai tadi berdiri, ia duduk di samping Iwan. “Bosan aja hidup kayak gini terus,” kata Iwan.

“Kamu putus sama Vina?”

Iwan malah tertawa. “Aku sudah bosan sama anak ingusan. Yaa… udah waktunya ganti mahasiswi… atau guru sekalian.”

Farhan kaget dengan perubahan Iwan. Entah setan apa yang telah merasukinya. Dirinya juga gonta-ganti cewek, tapi tidak segitunya. Mungkin Iwan sudah bosan sekali hidup di sekolah dan ingin merasakan cerita cinta di kampus. Tapi, menurut Farhan, ia terlalu nawur, masak sama guru?

“Udah mau ujian, Bro.”

“Pasti lulus, kan? Ngapain ada les tambahan?!”

Farhan tertawa. Ia tahu itu. Begitulah sekolahnya. Nilai pasti bagus, tapi masih diwajibkan ikut pelajaran tambahan. “Ini untuk persiapan kuliah, Bro. Tes  masuk kuliah itu lumayan berat persaingannya.”

Iwan mulai sering main ke kampus mencari mangsa. Cerita cinta di sekolah sudah tidak menarik, sudah kuran menantang baginya. Cinta mahasiswi, pikirnya, tentu lebih menantang. Apalagi cinta guru yang masih single. Di sekolahnya ada 4 guru single, tiga guru masih gadis, satu lagi sudah janda beranak satu. Iwan merasa keren jika bisa menakhlukkan hati mereka.

Semakin hari Iwan semakin lupa dengan sekolahnya. Pikirannya terus terbayang kehidupan kampus, kadang terbayang 4 gurunya yang sedang single. Tetapi, ia masih belum berani mendekati mereka atau mahasiswi. Ia ingin marah sama diri sendiri, sebenarnya, karena penakut. Ia mencari cara agar berani. Tetapi sulit.

Suatu malam ia mencoba browsing-browsing di internet tentang cinta, eh, malah ketemu ilmu pelet. Bagi anak sekolah, mana percaya begituan. Tetapi, karena sudah galau,  Iwan pun nekad ingin tahu. Ia menemui orang orang yang promosi ilmu tersebut. “Syaratnya harus taat ibadah, rajin sholat, tidak dibuat mainan, harus dinikahi.” Iwan jadi mikir-mikir lagi. Ia pun tidak jadi ambil. Tetapi, sepertinya ia ingin sekali dapat cewek berkelas, akirnya ia kembali lagi dan mengambil ilmu tersebut. “Tabur pasir ini di jalan yang biasa dilewatinya.”

Tanpa pikir panjang, Iwan menabur pasir itu di jalan masuk kampus dan sekolahnya. Rupanya ilmu tersebut cepat bereaksi, tapi sayangnya yang nyantol malah gurunya yang sudah janda. Ia menyatakan cinta pada Iwan lewat Facebook.

Contoh cerpen di atas merupakan cerpen bertema pendidikan tentang anak sekolah yang kehilangan kontrol emosi di masa akhir pendidikannya. Cerita ini mengungkap kejadian bahwa banyak siswa tingkat akhir yang merasa galau dan risau, bahkan tidak sedikit yang berulah aneh-aneh, ada juga yang malah ingin berhenti, padahal ujian kurang beberapa hari lagi.

Contoh Cerpen Motivasi

Sukadi, teman sekolah Karditoi waktu SD dulu, sekarang sudah sukses. Dulu dia hanya kuli, tapi rupanya dia cukup lincah. Bertaun-tahun menjadi kuli tani membuat dia paham tentang seluk-beluk pertanian. Di usianya yang masih muda dia nekad mengajak tetangganya yang punya sawah untuk paruan hasil. Luar biasa, dia untung besar. Berkat keahliannya, ia dilamar orang kaya yang punya sawah luas. Jarang-jarang ada orang tua gadis melamar lelaki.

Fery juga teman kecil Kardito. Dulu suka mencari buah alpukat yang jatuh. Masih ingat dia takut sekali sama ulat bulu. Rupanya Fery menanam biji alpukat yang dimakannya di pekarangannya. Sekarang dia sudah menjadi petani alpukat sukses. Ada juga teman Kardito yang sukses menjadi petani pinang, penghasilan petani pinang cukup luar biasa. Kardito masih berjuang untuk sukses seperti mereka. Hampir setiap malam ia mencari cara menjadi petani sukses. Baca selengkapnya Orang miskin menjadi pengusaha sukses ini.

Cerpen ini berkisah tentang oran miskin yang berubah menjadi orang kaya. Semoga kisahnya dapat memotivasi.

Contoh Cerpen Motivasi 2: Mahasiswa Penjual Bakso

Joni masih bingung harus ngapain di kampus. Ia perhatikan mahasiswa yang lain, sepertinya hanya mondar-mandir saja, seperti tidak ada kesibukan. Maklum sebagai mahasiswa baru ia belum tahu seluk-beluk kehidupan di kampus. Ia mencoba ke perpustakaan, dulu waktu SMA, hampir tiap hari ia ke perpusakaan. Banyak mahasiswa yang sedang membaca di sana, ada juga yang hanya duduk santai, ada yang berdua-duaan, mungkin lagi pacaran. Joni tidak membaca buku di sana, ia pinjam dua buku.

Dulu Joni hanya bisa menjadi penonton waktu hanya jualan bakso di depan kampus. Dia memang memutuskan untuk jualan bakso sehabis SMA karena gagal terus melamar pekerjaan, malah beberapa kali ketipu. Melamar kerja, malah diminta uang admin, habis uang, kerja tidak dapat. Akhirnya, ia pun berjualan bakso. Rupanya, lumayan pendapatannya. Selama ia jualan di depan kampus, betapa sedihnya menyaksikan banyak mahasiswa bermesraan makan bakso di warungnya. Sebagai pemuda, ia juga ingin. Tetapi, ia aak pd karena penghasilannya sebagai penjual bakso tidak kalah sama gaji guru, seperti Pak Leknya dia. Sempat beberapa mahasiswi godain dia. Senangnya.

Suatu hari Joni menemukann grup Wirausahawan Muda di Facebook. Merasa sebagai pengusaha muda ia pun mendaftar. Dari itulah ia mendapatkan banyak ide bisnis, termasuk ide bisnis online, bahkan baksonya pun ia promosikan online. Hingga akirnya, Joni mendapat pencerahan bahwa ternyata kuliah itu penting. Apalagi ia suka baca. Joni pun mencoba mencari tahu biaya kuliah. Ia hitung-hitung penghasilannya, rupanya cukup. Ia pun mendaftar.

“Itu kan mas penjual bakso?” kata salah seorang mahasiswi.

Joni sempat merasa malu dan minder, tapi ia sudah sedikit tercerahkan di grup pengusaha. Pengusaha itu tidak boleh malu, tidak boleh gengsi. Joni pun pede aja ia pun melambaikan tangan pada mahasiswi itu. Warung baksonya pun ia beri jam, agar pembeli tahu jam berapa buka dan jam berapa tutup. Ia sesuaikan dengan jam kuliahnya.

“Mas Joni…!!” beberapa mahasiswi menyapanya.

Tidak ia sangka, rupanya banyak juga yang senang dengan bisnisnya. Banyak yang memujinya, katanya pemuda mandiri yang tidak menggantungkan hidup pada orang tua. Joni jadi semakin semangat berbisnis.

“Mas Joni ikut acara i’tikaf?” tanya salah seoran temannya.

“Kapan?”

“Malam Jumat, Mas.”

“Jam berapa?”

“Habis isyak sampai subuh, Mas.”

“Acara apa saja?”

“Kajian, terus menulis surat al kahfi.”

Joni harus libur jualan kalau ikut acara tersebut. Tetapi, itu menarik juga. Selain itu, anak-anak remas semangat-semangat orangnya, mereka kreatif. Tentu itu bermanfaat bagi Joni untuk tambah ilmu. “OK dah, saya ikut,” responnya. Hitung-hitung nambah relasi.

“Mas Joni tidak capek, kuliah sambil jualan?” tanya presiden mahasiswa (presma) waktu dia makan bakso di warungnya.

Joni tersenyum padanya. “Yaaa… alhamdulillah, terus semangat.”

Dia pun tersenyum. “Sudah punya pacar, Mas?”

Joni jadi ge-er. Dia cantik, kaya, ke kampus naik mobil, anak pejabat juga. “Apa ada yang mau? Keadaan saya kayak gini,” katanya.

Sang presma tersenyum. “Siap tahu… Mas Joni kan cakep.”

Ada beberap mahasiswa yang sedang makan bakso di situ jadi iri melihat sang presma cantik bicara begitu sama Joni. Banyak yan suka sama sang presma, tapi minder untuk dekat. Biasanya hanya mahasiswa kedokteran yang bisa dekat dia. Tidak disangka juga ia mau makan bakso di warung Joni, biasanya, mana ada orang sekelas dia makan di warung kayak gitu.

Pagi ini Joni ke perpustakaan. Ia ingin mencari buku yang direkomendasikan salah satu temannya di komunitas pebinsis muda. Di lantai dua ia bertemu sang presma, “Eh, Mas Joni,” sapanya. Joni membalasnya dengan senyum. Joni tidak suka, sebenarnya, bertemu dia. Bukan tidak senang, tapi melihatnya hanya membangkitkan hayalan yang mustahil dicapai, menurutnya. Setelah menemukan buku yang dicari, Joni membacanya di salah satu kursi. Tiba-tiba sang presma duduk di sampingnya. Terpaksa, Joni harus menuruti maunya.

“Warungnya tutup, Mas?” tanyanya.

“Iya. Saya kasih jam, biar orang tahu jam buka dan tutupnya.”

“Kedua oran tua Mas Joni masih ada?”

Joni tidak jadi baca. “Bapak sudah tidak ada, tinggal ibu.”

“Ow. Semoga diterima semu aamal baiknya ya.”

“Aamiin.”

“Ibu kerja?”

“Tidak. Ngurus sawah sendiri saja.”

“Sedih juga ya, Mas, ditinggal oran tua.”

Tidak disangka Joni bisa punya kesempatan ngobrol sama cewek cantik seperti ini. Waktu SMA pun tidak pernah, karena memang bukan anak oran kaya. “Yaaa… begitiulah.” Seakan Joni tidak semangat untuk melanjutkan pembicaraan.

“Kalau orang tuaku masih ada semua…” sepertinya ia mau bilang ‘tapi’, tapi tidak jadi.

Joni memandangnya.

“Yaa.. nasib orang memang beda-beda,” lanjutnya, lalu tersenyum.

Sepertinya sang presma sedang butuh sekali teman curhat. Mungkin ia sedang punya masalah.

–>bersambung

Ceria ini merupakan contoh cerpen motivasi yang berkisah tentang mahasiswa yang juga menjual bakso. Banyak pelajaran motivasi yang bisa diambil dalam contoh cerpen motivasi ini, diantaranya ialah contoh kesabaran Joni dalam cerpen ini, juga contoh semangatnya dia dalam belajar, dalam cerpen ini juga dikisahkan dia aktif dalam kegiatan keagaan dan komunitas yang positif. Dengan memabca contoh cerpen yang ceritanya memotivasi seperti ini, semoga bisa terinspirasi dan termotivasi untuk menadi baik.

Contoh cerpen pendidikan

“Saya juga, Bro,” kata Pak Iwan.

“Pak Budi?”

“Dipaksa keadaan.”

“HahahHahaha…”

“Idealisme tergilas ya…”

Pak Budi masih ingat dulu waktu belum ada kewajiban administrasi. Ruang guru selalu terisi dengan topik-topik pendidikan, tentang perkembangan siswa, tentang teladan ulamak. Meskipun bukan pesantren, tetapi tradisi keislaman cukup dominan. Bahkan di masa kecilnya Pak Budi dulu, hampir tidak ada anak desa yang tidak sekolah agama (Madratsah diniyah tingkat MI) di desa. Seakan bukan anak manusia jika tidak sekolah MI dan tidak ngaji di musholla pada malam hari dan habis subuh. Pikir Pak Budi, dulu kyai dan ustadz-ustadz tidak pernah ngurus administrasi, tapi jelas terlihat perkembanan karakter siswa. Baca selengkapnya Administrasi Guru ini

Contoh cerpen yang ini bercerita tentang kehidupan di dunia pendidikan. Dalam contoh cerpen ini dikisahkan guru-guru yang sibuk dengan administrasi juga dalam menangani siswa.

Contoh cerpen panjang 1000 Kata Lebih

Usai malam pertama, ia sempat menyesal menikah dengan anak muda. Hal ini tentu mengganggu kehidupan sosialnya. Banyak dari keluarga Zuhdi tidak suka sama Rusmi, mereka menuduh Rusmi sudah menggunakan guna-guna litrik. Mereka yakin Zuhdi sudah terkena guna-guna. Orang-orang di kampung ada yang mengolok-olok Zuhdi, katanya demi harta, ia sudah rela memberikan keperjakaannya pada janda tua. Tetapi, ada juga yang memuji keduanya. Menurut mereka, jodoh itu rahasia Allah, tidak ada yang tahu. Hubungan yang dijalani keduanya adalah hubungan sah menurut syariat. Hubungan asmara keduanya berpahala.

Hari-hari berlalu, komentar orang mulai berkurang, Rusmi juga mulai terbiasa dengan komentar orang. Zuhdi senang sekali. Sejak dulu ia mendambakan punya istri cantik, tapi ia kurang pede, selalu merasa minder. Mungkin karena memang masih terlalu muda. Menurutnya, kecantikan itu nomor satu, usia tidak jadi masalah, katanya. Karena itulah, ia memberanikan diri melamar Rusmi. Baginya, tubuh Rusmi sangat indah meskipun sudah tua. Itu tidak masalah baginya, yang penting cantik. Sekarang, ia menikmati hubungan cintanya dengan wanita cantik dengan jalan yang halal. Baca selengkapnya Hadiah cinta terindah suami ke 4 ini

Contoh cerpen panjang ini bercerita tentang seoran wanita desa yang cantik. Selepas ditinggal suami pertamanya, ia menikah berkali-kali hingga akhirnya menikah dengan seoran pemuda yang taat ibadah. Dialah yang memberi pencerahan.

Contoh cerpen singkat

Orang memang mengistilahkan dengan frasa “Jatuh Cinta”. Tetapi aku tidak sepakat. Tak ada satu pun mahluk yang mau berlama-lama jatuh. Terlebih aku. Aku tidak jatuh cinta padamu, tapi aku mencintaimu. Bahkan waktu pun kuabaikan, meski kau setia mengikutinya. Pohon beringin di sudut halaman parkir itu tentu paham. Kau dan aku selalu berebut tempat teduh untuk memarkir sepeda, saat kita semester dua dulu. Itu kan awal kita kenal hingga jadi akrab melebihi sahabat.

Sikapmu kusimpulkan seolah kau mengatakan atau bahkan meneriakiku, “Kalau cinta, paksa!” Kau memang tidak mengucapkan, tapi aku merasakan bahasa hatimu. “Kalau kau gagal dapatkan cinta, berarti kau tidak benar-benar cinta,” begitu kan maksud hatimu? Aku hanya mengharap kau sedikit belajar tentang cinta. Baca selengkapnya Cinta tak bersalah ini

Contoh cerpen singkat ini bercerita tentang kisah seorang pemuda yang sedang teringat masa lalu bersama kekasihnya, saat kenal di kampus, saat jatuh cinta, dst.

Contoh cerpen fiksi yang Diangkat dari kisah Nyata

“Kang Buden,” Ustadz Faruq dengan lirih memanggil Buden yang sedang lewat di depan gerbang pesanten. “Tunggu, Kang” beliau mendekatinya. “Mau ke pasar?” Buden mengangguk. “Ayo bareng.” Keduanya berjalan beriringan. “Kang Buden, kemarin pagi saya mendengar sampeyan menyebut kyai baru kita… …”

“Ah tidak, tidak…!! Saya salah lihat saja.”

“Masak..!! Beneran sampeyan tidak kenal beliau?!”

“Memang mirip sekali sih, tapi saya tidak mau kwalat. Saya tidak mau mengomentari keluarga guru saya.”

Ustadz Faruq agak kecewa, tapi ia tidak mau menyerah. “Memangnya Kang Buden punya teman yang mirip beliau?”

“Iya, tapi maling dia. Tidak mungkin Bu Nyai Salma mau jadi istri maling. Beliau turunan kyai, wali Allah.” Baca selengkapnya Maling yang mendadak jadi kyai

Contoh cerpen ini merupakan cerita fiksi yang diangkat dari kisah nyata. Cerita ini memang nyata terjadi, cuma nama tokoh, tempat dan alur ceritanya sudah diubah ke dalam bentuk fiksi. Dalam kisah aslinya tidak seperti ini.

Contoh Cerpen Terbaik

Cerpen terbaik itu tentu banyak versi, tergantung siapa atau lembaga apa yang menilai. Tentu, contoh cerpen terbaik itu tidak hanya satu cerpen, tapi banyak. Contoh media yang biasanya mengumumkan cerpen terbaik adalah kompas. Contoh pada tahun 2017 kompas memilih cerpen berjudul “Kasur Tanah” sebagai cerpen terbaik versi kompas.

Itulah beberapa contoh cerpen yang bisa anda baca. Baca juga beberapa contoh cerpen lain di web ini, ada banyak contoh cerpen dengan berbagai tema yang menarik untuk dibaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *