Kewajiban anak di sekolah

kewajiban anak di sekolah adalah, kewajiban anak di sekolah, kewajiban anak di sekolah dasar, contoh kewajiban anak di sekolah,

Setiap manusia memiliki kewajiban, termasuk juga anak yang berada di sekolah. Meskipun mereka masih dalam masa pendidikan, masih membutuhkan bimbingan dan kasih sayang, namun mereka juga memiliki kewajiban yang harus mereka penuhi. Kewajiban anak di sekolah adalah segala sesuatu yang dibuat kemudian menjadi keharusan untuk dilakukan sehingga memperoleh hak yang pantas untuk didapatkan.

Sederhananya kewajiban adalah segala sesuatu yang wajib dilakukan menurut aturan yang berlaku. Sedangkan kalau menukil KBBI, kewajiban berarti (sesuatu) yang diwajibkan; sesuatu yang harus dilaksanakan; keharusan. Jadi, kewajiban anak merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh anak-anak, jika mereka tidak melakukannya, maka mereka mendapatkan konsekwensi.

Baca Juga: Kisah Pemuda Sebulan Menguasai 2 Bahasa Asing

Kewajiban biasanya ditunjukkan dengan menaati aturan yang dilaksanakan oleh seseorang yang disesuaikan dengan posisinya. Misalnya ketika berada di rumah, kewajiban anak biasanya ditentukan dan dalam kendali penuh oleh orang tua, sedangkan ketika berada di sekolah kewajiban siswa diatur oleh instansi terkait, yakni sekolah tempat dia belajar atau menuntut ilmu.

Anak yang berada di sekolah harus memahami bahwa posisinya adalah penduduk sekolah, sehingga ia tidak bisa melepaskan dirinya dari kewajiban selama berada di lingkungan sekolah. Kemudian kewajiban harus dilaksanakan untuk mendapatkan haknya sebagai seorang siswa. Jika kewajiban tersebut diabaikan maka akan mendapatkan sanksi dari sekolah.

Secara garis besar, berikut poin-poin kewajiban siswa di sekolah seperti dikutip dari berbagai sumber. Ada 12 kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seorang anak yang sudah menempuh pendidikan di sekolah.

12 Kewajiban anak di sekolah

  • Mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai dengan aturan yang berlaku. Namanya pelajar itu ya harus belajar.
  • Serta merta mewujudkan ketertiban keamanan, keindahan, kerindangan dan kekeluargaan selama berada di sekolah. Jadi, meskipun sudah ada tukang kebun di sekolah, siswa tetap wajib menjaga keindahan sekolah, begitu juga ketertiban sekolah.
  • Datang ke sekolah tepat waktu sebelum bel upacara dibunyikan. Ini merupakan bentuk sikap disiplin.
  • Dengan tertib mengikuti upacara bendera dan apel. Kegiatan ini untuk meningkatkan rasa cinta tanah air di jiwa anak.
  • Ikut serta memelihara sarana yang ada di lingkungan sekolah. Sekolah itu seperti rumah, segala fasilias yang ada seperti milik sendiri yang harus dijaga.
  • Memakai busana sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini melatih siswa untuk menyesuaikan dengan budaya.
  • Siswa tidak diperkenankan meninggalkan kelas tanpa seizin guru dan guru piket. Hal ini untuk mengajarkan siswa untuk menghargai orang lain.
  • Siswa wajib membawa peralatan alat tulis menulis, buku, buku paket dan tugas sesuai jadwal. Kalau tidak membawa alat tulis, bagaimana belajarnya ya.
  • Rambut siswa harus dipotong rapi sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar.
  • Siswa tidak boleh membawa barang-barang yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajar di sekolah. Hal ini tujuannya agar anak fokus belajar.
  • Siswa wajib mengikuti ulangan tengah semester dan akhir semester. Hal ini untuk mengukur pencapaian belajar anak di sekolah.
  • Mematuhi segala ketentuan tertentu yang mengatur penggunaan sarana selama berada di sekolah.

Itulah kewajiban anak di sekolah. Lumayan banyak juga ya kewajibannya. Sebenarnya disesuaikan juga dengan jenjangnya. Anak SD tentu kewajibannya lebih sedikit dibanding siswa SMA yang sudah dewasa. Sebagai seorang siswa tentu kewajiban-kewajiban tersebut dibuat demi mewujudkan generasi bangsa yang berkarakter dan disiplin. Hal itu dimulai sejak menempuh pendidikan dini. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *