Foto Wanita Cantik di Facebook

Foto Wanita Cantik di Facebook
Setiap hari fotonya tampil di beranda Facebook. Kadang foto di sawah, kadang di jalanan tak beraspal, kadang di halaman rumah. Dia tidak istimewa, dia wanita biasa saja. Tetapi, entah sudah berapa kali kulihat fotonya di beranda. Kadang lama kupandangi, menarik, cantik, indah senyumnya. Tapi aku cuwekin aja, lagian buat apa memperhatikan dia. Semakin lama, semakin sering aku melihatnya. Tak sabar juga jadinya ingin bertemu. Kucoba saja chat dia di Facebook.
“Salam kenal juga,” jawabnya.
Di setiap statusnya banyak yang berkomentar memuji kecantikannya. Rupanya dia banyak penggemarnya. Mungkin aku saja yang menilai kecantikannya biasa-biasa saja. Bagi banyak pria, dia istimewa. Tetapi, aku tidak suka bertele-tele. Berkomentar di status facebook itu menurutku bertele-tele, lebih baik langsung take action. Kalau memang cocok, lebih baik langsung lamar dann ajak nikah biar resmi dimiliki.
“Kamu cantik,” blasku.
“Namanya perempuan, Mas,” blasnya disertai emoji tertawa.
“Tapi beda dengan yang lain.”
Dia balas emoji lagi.
“Boleh aku ke rumahmu?” tanyaku.
“Boleh.”
Senang sekali mendapat respon baik. Aku pun menanyakan alamat detailnya. Dia pun menunjukkannya. Senang sekali rasanya. Lumayan jauh rumahnya, tapi, selagi aku mampu, aku lakukan. Aku pun mencari jalan agar bisa sampai di daerahnya dan menanyakan padanya kapan bisa berkunjung. Ia pun tidak membatasi karena memang di rumah terus. Sekalian kuminta nomor hpnya. Harapanku, bisa segera menikah dengannya. Dilihat dari status-satus Faceboonya, teman-teman Facebooknya, dia baik. Entah wataknya, apakah dia pemarah, penyabar, atau bagaimana, aku belum tahu. Tetapi, asal mau belajar agama dan rajin ibadah, in sya Allah, ia akan selalu mendapat hidayah Allah.
Aku mencoba mencari penginapan di daerahnya. Banyak tawaran di Facebook dengan beragam fasilitas dan harga. Kuputuskan memesan yang dekat terminal. Sore aku berangkat dan sampai di sana sekitar jam 10 malam. Aku disambut seorang perempuan, mungkin ia penjaga kost atau pemilik kost tersebut. Dia menunjukkan kamar yang aku pesan.
“Mau sendiri atau ditemani, Mas?” tanyanya.
Aku kaget. Sempat tercengang menatap wajahnya. Jam segitu badan sudah terasa lelah, ingin tidur. Melihat wanita cantik menawarkan diri menemani tidur, aku jadi pusing. “Sendiri aja, Mbak,” jawabku singkat. Dia pun lansung pergi. Kututup pintu kost dan duduk di ranjang. Masih terbayang perempuan tadi. Ada rasa menyesal kenapa tidak minta ditemani saja, kan bisa buat teman ngobrol, tidak harus berbuat mesum. Tetapi, itu pasti beresiko. Aku pun segera tidur.
bersambung
Cerita tentang Foto wanita cantik di Facebook ini hanyalah cerita fiksi. Judulnya Foto Wanita Cantik karena bercerita tentang wanita yang fotonya sering muncul di Facebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *