CERPEN: Cinta Gadis Wahabi

CERPEN CINTA. Alif langsung saja masuk ke rumah Sandi. Pintu depan memang tidak ditutup. Keduanya memang sudah biasa saling kunjung. Mereka sudah bersahabat sejak kecil. Sudah seperti saudara. Alif menyodorkan selembar kertas undangan. Dia ambil saja, lalu diletakkan di meja. Datar saja ekspresinya. “Kenapa?” tanya Alif. “Kok tampak lesu gitu?” “Nasib,” katanya sambil memandangi layar…

Cerpen Dewasa - Cerpen Cinta: Yang Biasa (3)

Cerpen Cinta: Yang Biasa (3)

CERPEN CINTA ANAK KULIAH: Yang Biasa 3 merupakan kelanjutan dari CERPEN CINTA ANAK KULIAH Yang biasa (2) CERPEN CINTA ANAK KULIAH. Ah, ternyata capek juga memikirkan perempuan. Bayak sekali gadis cantik sekarang. Tapi aku justru tertarik untuk selalu mendekatimu, padahal rupamu biasa, tidak bernilai menurutku. Buktinya, tidak ada yang mendekatimu, kecuali aku. Apa cowok-cowok minder karena kamu disukai…

Cerpen Dewasa - Cerpen Cinta: Yang Biasa (2)

Cerpen Cinta: Yang Biasa (2)

Cerpen Cinta Anak kampus (2) merupakan cerpen cinta lanjutan dari Cerpen Cinta: Yang Biasa (1) CERPEN CINTA ANAK KAMPUS. Kau dan aku satu kelas, tapi jarang sekali berkomunikasi. Kau pendiam, ya, selalu duduk di depan, selalu memperhatikan penjelasan dosen. Aku di bangku belakang, kadang di tengah. Kalau dosen sudah mengakhiri kuliahnya, kau selalu keburu keluar. Aku…

Cerpen Dewasa 1 - Cerpen Cinta: YANG BIASA (1)

Cerpen Cinta: YANG BIASA (1)

CERPEN CINTA: Yang Biasa, Cerpen Cinta tentang cerita cinta dua mahasiswa. CERPEN CINTA. Takdirkah ini? Unik. Tidak semua yang dilihat dapat dirasakan, begitu katamu. Karena kau bukan yang luar biasa? Masih kuingat serangkai kata tentang kaummu, Wahai kau mahluk indah, oleh seorang penyair kenamaan. Tak perlu kau tanya namanya. Katanya, “Wanita tidak dicipta dari tulang…

Contoh Cerpen - Cerpen Cinta: Kisah Tak Dimengerti (1)

Cerpen Cinta: Kisah Tak Dimengerti (1)

CERPEN CINTA FANTASI ini berkisah tentang cinta yang aneh. CERPEN CINTA FANTASI. Sudah ada bintag senja di ufuk. Lihat. Burung-burung itu bukan gelisah. Lihat, mereka terbang mengular dari selatan, bagai membalap angin. Mereka hendak kembali keperaduan bersama anak-anaknya yang gemar bermain. Sebenarnya, anak-anak mereka masih ingin bermain, agar segera akrab dengan alamnya, tapi ibu-ibunya ingin…

Cerpen: Calon Sarjana Sastra

Cerpen Sarjana Sastra: Calon Sarjana Sastra adalah cerpen cerita kehidupan mahasiswa. CERPEN SARJANA SASTRA. Abbas tampak gugup. Bukan karena gadis cantik di sampingnya. Sejak SD dia memang sudah terbiasa duduk di bangku paling belakang, kecuali tidak bisa memilih. Sekarang dia sudah jadi mahasiswa. Dia yang memilih sendiri jurusan sastra. Tetapi, tetap saja bangku paling belakang…

Cerpen: Tak Hanya Yang Muda Yang Bercinta

Cerpen ini merupakan CERPEN CINTA SEGITIGA. Mengisahkan cinta wanita yang sudah tidak muda lagi. “Dia itu cucuku. Jangan buta…!!” Wajahnya memerah. Ini memalukan. Tak masuk akal. Tak pantas terjadi. Tetapi sudah terjadi. Semua orang sudah tau. Ini aib, aib keluarga. Bingung. “Sudahlah. Aku pergi saja.” Hatinya terlanjur terbakar rasa cemburu. Ia seperti buta. Hilang akal…

Cerpen Perjodohan: Ikhlas Di Atas Jalan Cinta

…lanjutan dari… Cerpen Cinta Bersemi di Pesantren Tempatku Ditugaskan. Dalam Cerpen Perjodohan ini diuangkap juga hukum perjodohan paksa.  “Begini ya lingkungan kampus, kayak nggak ada yang tua; muda semua,” kata Ustadz Mahfud saat jalan-jalan ke daerah kampus. CERPEN PERJODOHAN. “Banyak bidadari, Ustadz.” “Bebas paling ya mau ngapain aja?” “Yang tidak beriman begitu, Ustadz.” “Masak ada yang alim?…

Show Buttons
Hide Buttons