CERPEN: Cinta Gadis Wahabi

CERPEN CINTA. Alif langsung saja masuk ke rumah Sandi. Pintu depan memang tidak ditutup. Keduanya memang sudah biasa saling kunjung. Mereka sudah bersahabat sejak kecil. Sudah seperti saudara. Alif menyodorkan selembar kertas undangan. Dia ambil saja, lalu diletakkan di meja. Datar saja ekspresinya. “Kenapa?” tanya Alif. “Kok tampak lesu gitu?” “Nasib,” katanya sambil memandangi layar…

Cerpen Dewasa - Cerpen Cinta: Yang Biasa (3)

Cerpen Cinta: Yang Biasa (3)

CERPEN CINTA ANAK KULIAH: Yang Biasa 3 merupakan kelanjutan dari CERPEN CINTA ANAK KULIAH Yang biasa (2) CERPEN CINTA ANAK KULIAH. Ah, ternyata capek juga memikirkan perempuan. Bayak sekali gadis cantik sekarang. Tapi aku justru tertarik untuk selalu mendekatimu, padahal rupamu biasa, tidak bernilai menurutku. Buktinya, tidak ada yang mendekatimu, kecuali aku. Apa cowok-cowok minder karena kamu disukai…

Show Buttons
Hide Buttons