Ust Abdul Somad: Ada yang Lebih Penting daripada Berdebat Soal Perbedaan

Saya pernah aktif di lebih dari 2 kelompok organisasi agama yang pemahamannya berbeda, cara ibadahnya berbeda. Artinya saya pernah menjelekkan lebih dari satu golongan. iya, begitu. Tetapi, jujur, yang lebih menarik adalah kelompok yang tidak banyak menjelekkan golongan lain, melainkan banyak memberi manfaat untuk umat.

Di forum pengajian, beberapa kali berbisik dengan teman sebelah, kenapa ikut kelompok tersebut. Jawabannya bukan karena kelompok tersebut menang debat, bukan juga karena banyak menyebut kekeliruan kelompok lain, tapi jawabannya karena lebih banyak kegiatan baik yang dilakukan, banyak memberi manfaat untuk umat.

Maaf, saya hanyalah orang yang belajar agama, bukan ahli agama. Tulisan ini hanya untuk share ilmu yang saya dapatkan dari orang yang alim berpengetahuan islam yang mumpuni. Mohon koreksi jika pemahaman saya keliru.

Saya baru saja menonton video Ustadz Abdul Somad di YouTube

Sebagai manusia, mungkin saja saya salah paham. Tetapi, menyebarkan ilmu itu merupakan kebaikan. Semoga bernilai ibadah. Ada penjelasan yang cukup menarik perhatian saya dari ceramah beliai dalam video tersebut. Yakni tentang bagaimana menyikapi perbedaan perbedaan pendapat.

Kata beliau tidak perlu permasalahkan perbedaan teknis dalam ibadah. Mau pakai qunut atau tidak, mau baca basmalah sirr (samar) ketika membaca surah Al Fatihah pada rakaat pertama dan kedua saat jadi imam sholat jamaah atau membaca basmalah secara jelas atau tidak pakai basmalah sama sekali. Sebab ada urusan yang lebih penting, yakni mendirikan sekolah islam dan usaha untuk umat islam untuk meningkatkan ekonomi islam.

Bersatu kita teguh, bercerai kita hancur. Banyak saya mendengar orang berpendapat bahwa umat islam saat ini sedang bercerai berai. Mungkin itu benar. Ada yang berkelompok-kelompok, tapi malah ramai saling hina. Saya tertarik dengan sikap Ust Abdul Somad, ajarannya bisa diterima oleh berbagai golongan. Beberapa teman di “golongan sebelah” juga gemar mendengar ceramah beliau. Menurut saya itu lebih baik daripada menyaksikan perdebatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons